Social Icons

Icon Icon

Wednesday, October 9, 2013

KONVERSI BILANGAN



Oke Langsung aja tanpa basa basi...

Bilangan desimal
 adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. ( 1,2,3,4,5....)

Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. (0,1)
Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. dan bila diteruskan menjadi 10 sampai 17 dan seterusnya. (0,1,2,3,4,5,6,7,10,11,12,13,14,15,16,17....)

Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16  buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F)
Contoh penulisan : C5 adalah gabungan dari 13 dan 5.


Kali ini yang saya bahas tentang Bilangan Desimal saja.. Karena waktu yang tidak memungkinkan...
jangan khawatir, kapan-kapan saya lanjutkan lagi postnya... oke ?


Saya langsung saja ambil sebuah contoh Bilangan desimal yang akan dikonversi ke biner. Setelah itu, akan saya lakukan konversi masing2 bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya konversi adalah 25.
Maka langkah yang dilakukan adalah membagi tahap demi tahap angka 25 tersebut dengan 2, seperti berikut :
25 : 2 = 12,5
Jawaban di atas memang benar, tapi bukan tahapan yang kita inginkan. Tahapan yang tepat untuk melakukan proses konversi ini sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1.    —–> Sampai disini masih mengerti kan?
Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :
12 : 2 = 6 sisa 0.      —–> Ingat, selalu tulis sisanya.
Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1.
12 : 2 = 6 sisa 0.
6 : 2 = 3 sisa 0.
3 : 2 = 1 sisa 1.
1 : 2 = 0 sisa 1.
0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)
Nah, setelah didapat perhitungan tadi, pertanyaan berikutnya adalah, hasil konversinya yang mana? Ya, hasil konversinya adalah urutan seluruh sisa-sisa perhitungan telah diperoleh, dimulai dari bawah ke atas.
Maka hasilnya adalah 011001. Angka 0 di awal tidak perlu ditulis, sehingga hasilnya menjadi 11001. oke?

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lanjut…..sekarang saya akan menjelaskan konversi Bilangan desimal ke oktal.

Proses konversinya mirip dengan proses konversi desimal ke biner, hanya saja kali ini pembaginya adalah 8. Misalkan angka yang ingin saya konversi adalah 33. Maka :
33 : 8 = 4 sisa 1.4 : 8 = 0 sisa 4.
0 : 8 = 0 sisa 0….(end)
Jadi hasilnya 41...
Ngerti kan ya ?

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekarang waktunya untuk mengajarkan proses konversi Desimal ke heksadesimal

Seperti biasa, langsung saja ke contoh..
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya ubah adalah 243. Untuk menghitung proses konversinya, caranya sama saja dengan proses konversi desimal ke biner, hanya saja kali ini angka pembaginya adalah 16. Maka :
243 : 16 = 15 sisa 3.
15 : 16 = 0 sisa F.      —-> ingat, 15 diganti jadi F..
0 :  16 = 0 sisa 0….(end)
Nah, maka hasil konversinya adalah F3. Gampang lah...

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekian dulu, kapan-kapan dilanjutkan lagi....

No comments:

Post a Comment